ContohSoal : Perhatikan gambar berikut ini! F Jika berat beban adalah 20 N dan berat katrol 5 N, hitunglah besar gaya F yang dibutuhkan Wk untuk mengangkat beban jika gaya gesekan tali dengan katrol diabaikan! Wb 21. Pembahasan : Diketahui : Jawab : wk = 5 N KM = (wb + wk) / F wb = 20 N 2 = (20 N + 5 N)/ F KM = 2 F = 25 / 2 = 12,5 N Ditanya Bendadalam kondisi diam, sehingga gaya ke gaya berat besarnya harus sama dengan gaya pegas. Jadi F p = W. Rumus F p = kΔ x, sementara rumus W = mg. Soal No. 3 Perhatikan gambar berikut! Pegas-pegas dalam susunan adalah identik dan masing-masing memiliki konstanta sebesar 200 N/m. Gambar 3a Gambar 3b Tentukan : Perhatikangambar berikut ini, Termasuk pengungkit jenis berapakah gambar tersebut, Mengapa demikian Pengungkit jenis pertama , sebab posisi titik tumpu berada di antara beban dan kuasa. Contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang menggunakan prinsip kerja pengungkit jenis pertama adalah jungkat-jungkit dan gunting. Berikutbeberapa penyakit penyebab gangguan sistem pencernaan yang umum menyerang seseorang: Peradangan lambung atau gastritis adalah peradangan yang terjadi di selaput lambung. Dilansir dari Health Plus, penyebab gangguan sistem pencernaan ini paling sering karena infeksi bakteri, terutama jenis Helicobacter pylori (H. pylori). Perhatikan contoh berikut. A. g A. Gambar 2.3. Gravitasi 25. B. g B. 26. Budi dengan berat Andi ? 2. Coba jelaskan apakah saat kalian. duduk dekat dengan teman kalian. berikut. Sebuah pegas digantungi beban bermassa 50 gr. Saat digetarkan. dapat terjadi getaran dengan frekuensi 36 Hz. Berapakah Perhatikangambar ! Balok AB = 5 m, BZ = 1 m (Z = titik berat balok). Jika berat balok 100 N, maka berat beban C adalah A. 40 N B. 60 N C. 80 N D. 90 N E. 92 N 126. Pada gambar di atas batang AB beratnya 100 N. Jika sistem dalam keadaan seimbang maka berat beban W adalah tMbn. Latihan Soal UN IPA SMP Materi Pesawat Sederhana dan Pesawat sederhana adalah semua alat sederhana yang difungsikan untuk membantu memudahkan pekerjaan pesawat sederhana dalam bekerja akan menjadikan gaya yang diberikan pada benda menjadi lebih jenisnya, maka pesawat sederhana dapat dibedakan menjadi empat, yaitu pengungkit atau tuas, bidang miring, katrol, dan roda berporos. Pengungkit adalah jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk mengungkit letak titik tumpu, beban, dan kuasanya, maka pengungkit dibedakan menjadi tiga, yaitu pengungkit golongan pertama, pengungkit golongan kedua, dan pengungkit golongan miring merupakan bidang datar yang dibuat miring untuk memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi, misalnya memindahkan drum ke dalam bak merupakan roda dengan galur yang melingkar. Terdapat tiga jenis katrol, yaitu katrol tetap, katrol bebas, dan katrol roda berporos merupakan roda yang dihubungkan dengan poros dan dapat diputar admin bagikan Latihan Soal UN IPA SMP materi Pesawat Sederhana dan pembahasan untuk membantu peserta didik dalam belajar menyiapkan diri menghadapi Ujian Nasional pada mata pelajaran nomor 1Seorang anak sedang mengungkit batu seperti terlihat pada gambar kuasa yang diperlukan anak untuk dapat mengungkit batu adalah ….A. 20 NewtonB. 30 NewtonC. 40 NewtonD. 60 NewtonKunci jawaban CPembahasan w/f = lk/lbf = lb/lk x wf = 20/180 x 360f = 40 NewtonSoal nomor 2Perhatikan gambar bidang miring berikut!Sebuah balok yang beratnya 150 Newton ditarik di atas bidang miring dengan gaya F seperti pada gambar. Besarnya gaya F adalah ….A. 60 NewtonB. 90 NewtonC. 200 NewonD. 250 NewtonKunci jawaban BPembahasan s2 = 32 + 42 s2 = 9 + 16s = 5 mw/f = s/hf = h/s x wf = 3/5 x 150f = 90 mSoal nomor 3Perhatikan gambar berikut!Sebuah beban seberat 40 Newton ditarik ke atas dengan katrol tetap seperti pada gambar. Jika gesekan tali dan berat katrol diabaikan, maka gaya kuasa minimum yang diperlukan untuk mengangkat beban tersebut adalah ….A. 12 NewtonB. 15 NewtonC. 30 NewtonD. 40 NewtonKunci jawaban DPembahasan Pada katrol tetap berlaku hubungan beban yang diangkat sama dengan kuasa yang diberikan w = f, sehingga berat beban sama dengan gaya nomor 4Sebuah drum dengan beban 100 Newton akan dinaikkan ke dalam bak truk dengan gaya 50 Newton menggunakan bidang miring. Besarnya keuntungan mekanik yang didapatkan adalah ….A. 1B. 2C. 4D. 5Kunci jawaban BPembahasan KM = w/fKM = 100/50KM = 2Soal nomor 5Kuasa yang dibutuhkan untuk mengangkat beban pada pengungkit akan menjadi lebih kecil, apabila titik tumpu diletakkan ….A. di antara beban dan kuasaB. di tengah-tengah beban dan gayaC. mendekati bebanD. menjauhi bebanKunci jawaban CPembahasan w/f = lk/lbKuasa f berbanding lurus dengan lengan beban lb dan berbanding terbalik dengan lengan kuasa lk. Kuasa akan menjadi lebih kecil jika lengan beban dikecilkan atau titik tumpu mendekati nomor 6Perhatikan gambar sebuah peti yang akan dinaikkan dengan menggunakan bidang miring berikut!Jika berat peti tersebut N, maka peti dapat diangkat dengan gaya minimal sebesar ….A. NB. NC. ND. NKunci jawaban C Pembahasan Soal nomor 7Perhatikan gambar tuas berikut!Besar gaya untuk mengangkat beban tersebut adalah ….A. 500 NewtonB. 750 NewtonC. NewtonD. NewtonKunci jawaban APembahasan w/f = lk/lbf = lb/lk x wf = 0,5/1,5 x = 500 NSoal nomor 8Perhatikan gambar berikut!Kelompok pesawat sederhana yang sejenis dengan bidang miring, ditunjukkan pada gambar nomor ….A. 1 dan 2B. 2 dan 3C. 3 dan 4D. 4 dan 1Kunci jawaban APembahasan Alat seperti pada gambar 1 mur dan baut, 2 kapak baji prinsip kerjanya termasuk bidang gambar 3 gerobak dorong wheel barrow dan gambar 4 palu congkel claw haammer prinsip kerjanya termasuk nomor 9Gambar berikut menunjukkan alat jungkat-jungkit dalam keadaan seimbang dengan beban yang ada di kedua beban 300 N digeser 10 cm menjauh dari titik tumpu, agar jungkat-jungkit tetap seimbang yang harus dilakukan adalah ….A. menambah K dengan benda 20 NB. mengganti K dengan benda 120 NC. menggeser K sejauh 50 cm menjauhi dari titik tumpuD. menggeser K sejauh 60 cm menjauhi dari titik tumpuKunci jawaban Kita cari terlebih dahulu besar kuasanya w/f = lk/lbf = lb/lk x wf = 40/20 x 300f = 600 NBeban digeser 10 cm menjauhi titik tumpu, maka lb = 40 cm + 10 cm = 50 cmw/f = lk/lblk = w/f x lblk = 300/60 x 50lk = 250 cmJika lk = 250 cm, itu artinya agar tetap setimbang harus menggeser K sejauh 50 cm menjauhi titik latihan soal UN IPA SMP materi Pesawat Sederhana dan pembahasan. Semoga bermanfaat. Post Views 4,093 Perhatikan gambar berikut! P adalah titik berat batang xy yang bermassa 5 kg. Jika sistem dalam keadaan seimbang, massa beban B adalah …. A. 5 kg B. 4 kg C. 3 kg D. 2 kg E. 1 kg Pembahasan dinamika benda tegar Perhatikan gambar di bawah ini Untuk mengetahui massa beban B maka menggunakan jumlah torsi terhadap titik x harus sama dengan nol. $$ \begin{align*} \Sigma \tau &= 0 \\ w\cdot R_{xP} – F\cdot R_{xy} &= 0 \\ 50\cdot 2 – F\cdot 5 &= 0 \\ 100 &= 5F \\ F &= 20 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Nilai F sama dengan berat B, maka massa B = 2 kg. Jawaban D Perhatikan video berikut tentang contoh soal dan pembahasan Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar Soal dinamika benda tegar no 2 Sebuah tangga homogen dengan berat 300 N bersandar pada sebuah dinding licin. Kaki tangga terletak pada lantai kasar . Tangga akan tergelincir jika seseorang yang beratnya 450 N menaiki tangga sampai jarak 2 m dari kaki tangga . Koefisien gesek antara tangga dan lantai tersebut adalah …..A. 0,27 B. 0,30 C. 0,33 D. 0,36 E. 0,39 Pembahasan Perhatikan gaya-gaya yang bekerja pada tangga berikut Agar orang yang menaiki tangga tidak tergelincir maka sistem harus setimbang rotasi maupun translasi, misalkan ditentukan poros di A Kesetimbangan rotasi terhadap titik A $$ \begin{align*} \Sigma \tau _A&= 0 \\ N_B \cdot \sin \theta \cdot L – w_{tangga} \cdot \cos \theta \cdot \frac{1}{2}L – w_{orang}\cdot \cos \theta \cdot 2 &= 0 \\ N_B \cdot\frac{4}{5} \cdot 5 – 300 \cdot \frac{3}{5} \cdot \frac{1}{2}\cdot 5 – 450\cdot \frac{3}{5} \cdot 2 &= 0 \\ 4N_B – 450 – 540 &= 0 \\ 4N_B &= 990 \\ N_B &= 247,5 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Kesetimbangan translasi $$ \begin{align*} \Sigma F_y&= 0 \\ N_A – w_{tangga} – w_{orang}&= 0 \\ N_A-300 – 450 &= 0 \\ N_A &= 750 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ $$ \begin{align*} \Sigma F_x&= 0 \\ N_B – f_{gesek}&= 0 \\ N_B – \mu N_A &= 0 \\ N_B &= \mu N_A \\ 247,5 &= \mu \cdot 750 \\ \mu &= 0,33 \end{align*} $$ Jadi koefisien gesek antara tangga dan lantai tersebut adalah μ = 0,33 Jawaban soal nomor 2 tentang dinamika benda tegar adalah C Soal No. 3 Katrol silinder pejal. Perhatikan gambar di bawah ini. Besar tegangan tali TA dan TB adalah …. A. 35 N dan 30 N B. 30 N dan 35 N C. 30 N dan 25 N D. 25 N dan 30 N E. 20 N dan 25 N Pembahasan tentang katrol silinder pejal Sistem katrol $$ \begin{align*} \Sigma \tau &= I\alpha \\ T_B R – T_A R &= \frac{1}{2}MR^2 \cdot \frac{a}{R} \\ T_B – T_A &= \frac{1}{2}Ma \\ T_B – T_A &= \frac{1}{2}\cdot 4a \\ T_B – T_A &=2a \quad\quad\quad\quad\quad\quad 1 \end{align*} $$ Sistem benda A $$ \begin{align*} \Sigma F &= m_A a \\ T_A – W_A &= m_A a \\ T_A – 20 &=2a \\ T_A &= 20 + 2a \quad\quad\quad\quad\quad\quad 2 \end{align*} $$ Sistem benda B \begin{align*} \Sigma F &= m_B a \\ T_B – W_B &= m_B- a \\ T_B – 40 &=-4a \\ T_B &= 40 – 4a \quad\quad\quad\quad\quad\quad 3 \end{align*} Persamaan 2 dan 3 disubstitusikan ke persamaan 1, sehingga $$ \begin{align*} T_A – T_B &= 2a \\ 40-4a – 20+2a &= 2a \\ 20 -6a &=2a \\ 8a &= 20 \\ a &= 2,5 \quad \textrm{m/s}^2 \end{align*} $$ Besar TA $$ \begin{align*} T_A &= 20 + 2a \\ &= 20 + 2\cdot \\ &=25 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Besar TB $$ \begin{align*} T_B &= 40 – 4a \\ &= 40 -4\cdot 2,5 \\ &=30 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Jawaban soal katrol silinder pejal D Soal Nomor 4 Perhatikan gambar berikut Gambar tersebut menunjukkan sebuah silider pejal yang menggelinding turun pada sebuah bidang miring. Kecepatan silinder pejal di ujung lintasan adalah …. A. 8 m/s B. 6 m/s C. 4 m/s D. 2 m/s E. 1 m/s Pembahasan soal silinder pejal yang menggelinding turun pada sebuah bidang miring Menggunakan hukum kesetaraan energi $$ \begin{align*} EM_1 &= EM_2 \\ EP_1 + EK_{rot 1} + EK_{tran 1} &= EP_2 + EK_{rot 2} + EK_{tran 2} \\ mgh + 0 + 0 &= 0 + \frac{1}{2}I\omega ^2+\frac{1}{2}mv^2 \\ mgh &= \frac{1}{2}\cdot \frac{1}{2} mR^2 \cdot \left\frac{v}{R} \right^2+\frac{1}{2}mv^2 \\ mgh &= \frac{1}{4}mv^2+\frac{1}{2}mv^2 \\ mgh &=\frac{3}{4}mv^2 \\ gh &=\frac{3}{4}v^2 \\ v^2 &=\frac{4}{3}gh \\ v &=\sqrt{\frac{4}{3}gh} \\ &=\sqrt{\frac{4}{3}\cdot 10 \cdot 2,7} \\ &= \sqrt{36} \\ &= 6 \quad \textrm{m/s} \end{align*} $$ Jawaban B Soal Dinamika Benda Tegar No. 5 Sebuah benda berupa silinder pejal bermassa 8 kg dan berjari-jari 5 cm ditarik dengan gaya F = 180 N seperti gambar berikut. Apabila terjadi gesekan antara silinder dengan lantai, percepatan linear yang terjadi adalah …. A. 15 m/s2 B. 5 m/s2 C. 4 m/s2 D. 2,5 m/s2 E. 2 m/s2 Pembahasan Perhatikan gaya-gaya yang bekerja $$ \begin{align*} \Sigma F &= ma \\ F-f_g &= ma \\ 180 – f_g &= 8a \\ f_g &= 180 – 8a \end{align*} $$ $$ \begin{align*} \Sigma \tau &= I\alpha \\ f_g R &= \frac{1}{2} mR^2 \cdot \frac{a}{R} \\ f_g &= \frac{1}{2}ma \\ 180 – 8a &= \frac{1}{2}\cdot 8 a \\ 180 – 8a &= 4a \\ 180 &= 12a \\ a &= 15 \quad \textrm{m/s}^2 \end{align*} $$ Jawaban Soal Dinamika Benda Tegar No. 5 A Soal No. 6 Batang AB homogen dengan berat 400 N terikat pada tali dengan ujung yang satu berengsel pada ujung yang lain. Pada batang tersebut digantungkan beban 600 N sehingga setimbang. Panjang AB = 3 m dan AC = 1,2 m sehingga besar tegangan talinya adalah ….. $ \tan \theta = \frac{4}{3} $ A. N B. N C. N D. N E. N Pembahasan Misalkan poros di A , maka $$ \begin{align*} \Sigma \tau _A &=0 \\ w_{batang} \cdot 1,5 – T\sin \theta \cdot 1,2 + w_{beban} \cdot 3 &= 0 \\ 400 \cdot 1,5 – T\cdot \frac{4}{5} \cdot 1,2 + 600 \cdot 3 &= 0 \\ 600 – 0,96T + 1800 &= 0 \\ 0,96T &= 2400 \\ T &= 2500 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Jawaban C Soal No. 7 tentang Yoyo Perhatikan gambar berikut Roda katrol pejal C berputar melepaskan diri dari lilitan tali. Massa roda adalah 300 g. Jika g = 10 m/s2, besar tegangan tali T adalah …. A. 1 N B. 1,5 N C. 2 N D. 3,3 N E. 4 N Pembahasan $$ \begin{align*} \Sigma \tau &=I\alpha \\ TR &= \frac{1}{2}mR^2\cdot\frac{a}{R}\\ T &= \frac{1}{2}ma \\ T &= \frac{1}{2}\cdot 0,3\cdot a \\ T &=0,15a \end{align*} $$ $$ \begin{align*} \Sigma F &=ma \\ T – w &= m-a\\ T – 3 &= -0,3a \\ T &= 3 – 0,3a \end{align*} $$ $$ \begin{align*} T &=T \\ 0,15a &=3 – 0,3a\\ 0,45a &= 3 \\ a &= \frac{20}{3} \quad \textrm{m/s}^2 \end{align*} $$ Besar tegangan tali $$ \begin{align*} T &=0,15a \\ &=0,15\cdot \frac{20}{3}\\ &=1 \quad \textrm{N} \end{align*} $$ Jawaban A BerandaPerhatikan gambar berikut! Berapakah bes...PertanyaanPerhatikan gambar berikut! Berapakah besar beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas?Perhatikan gambar berikut! Berapakah besar beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas? YMY. MaghfirahMaster TeacherJawabanbesar beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas adalah 32 beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas adalah 32 N. PembahasanKeuntungan Mekanis katrol ganda adalah sama dengan banyaknya katrol yang tersusun pada sistem katrol. Pada gambar terlihat ada 4 katrol, sehingga KM = 4. Diketahui F = 8 N Ditanya w = ....? Jawab Jadi, besar beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas adalah 32 Mekanis katrol ganda adalah sama dengan banyaknya katrol yang tersusun pada sistem katrol. Pada gambar terlihat ada 4 katrol, sehingga KM = 4. Diketahui F = 8 N Ditanya w = ....? Jawab Jadi, besar beban yang ditarik oleh katrol majemuk di atas adalah 32 N. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!18rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!SRSyah RifanIni yang aku cari! Makasih ❤️0N07_Ardinieya Najwa P_Makasih ❤️CDCinta Dewi Kencana Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Makasih ❤️SPShafira Putri Rahmanita Makasih ❤️ABAnindita Belia PuspaMakasih ❤️ Bantu banget©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia

perhatikan gambar berikut berat beban adalah