Hingga kini, rumah pengasingan Bung Karno itu tetap dijaga dan dirawat dengan baik. Safrudin, penjaga rumah pengasingan Bung Karno sejak 2001 hingga sekarang, menceritakan, Presiden Soekarno diasingkan di Ende selama 4 tahun oleh kolonial Belanda. Baca juga: Targetkan 1.379 Tes dalam Sehari, Satgas Covid-19 Ende: Masih Ada Kelemahan Testing dan
Puisi yang dia bacakan tersebut belakangan menuai sorotan publik. Di media sosial Twitter, kata kunci Butet masuk dalam trending topic, Minggu, 25 Juni 2023. Dalam puisinya di puncak peringatan Bulan Bung Karno, Butet menyinggung banyak hal.
Salah satu kalimat yang terkenal hingga kini adalah "Inggris kita linggis, Amerika kita setrika". Kalimat ini awalnya diucapkan Bung Karno saat menjadi kolaborator Jepang pada masa Perang Dunia II. Kutipan tersebut juga dikeluarkan saat Bung Karno tidak terima Sabah dan Sarawak dicaplok Inggris dengan tambahan kalimat "Selandia Baru kita palu".
Ketika Bung Karno menyatakan keinginan menikah lagi agar mempunyai keturunan, Inggit tetap tegar dan tabah dan memilih untuk dikembalikan ke keluarganya di Bandung, Jawa Barat. ''Pada tahun 1943, Soekarno menikah dengan Fatmwati di Bengkulu. Pernikahan tersebut diwakilkan dengan opsir dari Belanda.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejarawan Rushdy Hoesein mengatakan banyak orang, termasuk para pejabat yang salah mengutip singkatan Jas Merah dari pidato Presiden pertama Indonesia Sukarno (Bung Karno). Banyak orang menyebut Jas Merah sebagai singkatan dari 'Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah'. "Padahal yang betul adalah 'Jangan Sekali-kali
cGPig4r.
puisi kata bung karno